Cinta Sejati???

Bookmark and Share




Adakah cinta sejati di dunia ini? Apa yang bisa menilai seberapa besar cinta itu? Apa yang bisa menjamin cinta itu tulus? Apa yang bisa menjamin cinta itu akan abadi? Mengapa cinta itu menyenangkan sekaligus menyakitkan?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang selalu berkecamuk di dalam pikiranku 3 tahun terakhir ini. Apakah aku sedang patah hati? Tidak. Itu yang akan aku katakan dengan lantang. Tapi aku tidak bisa membedakan apakah perasaan ini bisa dikatakan sebagai patah hati atau bukan. Aku hanya meragukan cinta. 
5 Tahun yang lalu aku merasakan apa artinya cinta dan bagaimana indahnya cinta. Cinta itu benar-benar nyata. Aku benar-benar mempercayai cinta yang aku rasakan, aku lihat, dan aku dengar. Saat itu, aku benar-benar merasa bahwa cinta itu ada. Cinta itu begitu besar dan nyata. Belum pernah aku melihat orang dengan cinta yang begitu besar di matanya. Saat aku melihat matanya… matanya tidak pernah berpaling dari mataku. Saat aku bertanya apa yang dia lihat? Dia hanya berkata dia ingin melihat ciptaan Tuhan yang indah. Saat kita makan bersama, saat kita pergi, saat kita hanya sekedar mengobrol.. tidak pernah dia melepaskan tatapan itu dariku. Bahkan saat dia mengemudi pun, tak jarang dia menunjukkan tatapan yang sama kepadaku. Tatapan penuh cinta, tatapan penuh kehangatan, dan tatapan yang sangat berarti bagiku… Aku bisa merasakan segala yang tak terucapkan oleh nya. Tatapan itu yang selalu aku rindukan saat ini.
Genggaman tangannya yang membuat aku merasa nyaman, membuat aku merasa tidak rela untuk melepaskannya. Genggaman itu selalu membuat aku yakin bahwa cinta itu akan abadi. Cinta itu yang Tuhan ingin aku rasakan. Cinta yang melindungi, Cinta yang tak berujung, Cinta yang serasa akan abadi… Kehangatan itu membuat aku merasakan indahnya cinta yang dia berikan untukku. Tak jarang dia memegang tanganku sambil menatapku.
Suaranya mendamaikan hatiku saat aku sedang sedih. Candanya selalu bisa membuat aku tertawa seburuk apapun suasana hatiku. Aku selalu ingin mendengar suaranya sebelum aku tidur karena hanya itu yang bisa membuatku tenang dalam tidurku. Hanya sebuah kata good night and sweet dream bisa membuat aku merasa bahwa ada seseorang disana yang ingin aku menikmati tidurku. Aku bisa merasakan kerinduannya di setiap suara yang dia keluarkan saat dia meneleponku, tidak dibutuhkan sebuah topik khusus untuk membuat kita ngobrol berjam-jam. Mendengar suaranya saja sudah membuat aku begitu nyaman. Hanya suaranya yang ingin aku dengar sebelum tidur dan pada saat aku bangun pagi. Tidak salah kalau aku menikmati teleponnya setiap malam dan selalu menanti telepon atau sms dari nya setiap detik setiap menit.
Doa yang selalu dia panjatkan untuk ku membuat aku begitu yakin dia lah orang yang Tuhan sediakan untuk aku. Tidak mudah mendoakan orang lain secara langsung bagiku. Cara dia mendoakan aku di depan mataku membuat aku merasa dia benar-benar mencintai ku. Aku selalu merindukan doa-doanya di setiap aku sakit, disetiap aku kecewa, disetiap aku merasa sendirian. Karena pada waktu itu dia selalu ada dan mendoakan aku. Meski hanya lewat telepon, bagiku sudah cukup. Apalagi kehadirannya memegang punggungku membuatku merasa aku benar-benar orang yang dicintainya dengan segenap hatinya.
Cinta itu membuat aku lebih mengenal Tuhanku, Cinta itu membuat aku menyadari bahwa aku berarti. Banyak yang berkata aku  menutup hatiku karena pengalamanku. Tapi yang aku rasakan adalah aku mencari cinta yang sejati. Cinta yang murni dari dalam hati. Bukan cinta yang hanya di permukaan aja… Cinta yang tulus yang bisa aku lihat di mata, tindakan, suara dan segala gerak tubuhnya. Yang aku butuhkan adalah  cara mu untuk meyakinkan aku bahwa cinta mu itu cinta yang sesungguhnya.
Apakah aku menginginkan dia lagi? TIDAK. Aku tidak akan berharap dia kembali. Tapi aku mengharapkan ada seseorang yang memberikan cinta sebesar yang pernah aku rasakan sebelumnya. Cinta yang begitu murni, cinta yang membuat aku kembali percaya kepada cinta.
Help me to believe there is a true love in this life. I’m sorry if I had avoid someone because I can’t see the true love. I hope I can see true love from your eyes, from your act… but I can’t. I tried to communicate with you... but i still can't see that kind of love. 
m.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar